Semangat Pagi

Dalam perjalanan pulang menuju kosan, waktu itu jam 6 pagi (abis wi-fian di kampus hehe), gue mengamati pedagang-pedagang di depan SD yang mulai bersiap menggelar dagangannya dengan semangat sekali. Tiba-tiba tercetus dalam pikiran gue kalimat-kalimat yang begitu saja mengalir mengenai semangat pagi. Setelah sampai kosan, gue pun langsung menuangkannya ke dalam tulisan karena gak mau […]

Tanggung Dikit Lagi, Mas!

Tanggung dikit lagi! Sebagai orang indonesia, lo semua pasti tau kalimat di atas, atau yang gue pake jadi judul tulisan ini. ‘Mas, dikit lagi mas, tanggung mas..’ Kata Julia Perez yang lagi beli es doger yang minta tambah susu sama penjualnya. Karena penjual itu tiba-tiba merasa aneh dengan permintaan si Julia (susu kok minta susu), […]

Sajak Selamanya

Sampai di jakarta aku rindu Entah, aku pun tak yakin rindu pada apa, pada siapa, oh, mungkin aku rindu pada bagaimana kita pernah menghabiskan sore dengan sederhana sambil membicarakan hal-hal yang tak penting dan bahkan jauh dari kita Kata mereka kehilangan adalah akhir dari selamanya Akupun percaya pada sesuatu yang tak pernah kau utarakan Tapi, waktu […]

Aku Menamainya Senja

Jarum jam berdetik-detik dan waktu hanya menatapku terdiam dengan asyik. Dadaku menjauh, menyisakan harap berbilik-bilik tiap kau merentang bibir dengan cara yang unik. Jarum jam mendelik-delik dan waktu memang pintar membuat suasana pelik. Aku mengaduk-aduk peluh, sementara di benakku berlarian cara yang baik untuk menyamarkan panik. Jarum jam berbisik-bisik dan waktu mengemas tanya yang jatuh […]

[BeraniCerita #09] Realita

Dasar pemalas. Juna menoleh ke sekeliling kamar dan mencari sumber suara. Asap ganja dihembuskannya sedikit-demi-sedikit. ‘Oh, kamu lagi.’ Dasar bodoh. ‘Berhenti berkata seperti itu kepadaku.’ Kalau aku berhenti, tak ada bedanya antara aku dan kamu. ‘Kalau begitu pergi saja. ’ Kamu adalah orang yang tidak mau mengakui bila dirimu adalah orang bodoh dan pemalas. Aku […]

[BeraniCerita #08] Pergi!

Kafe Kenangan terletak di ujung jalan, tepat di seberang taman kota berbentuk lingkaran yang nyaris sempurna. Tomi berhenti di depan Kafe. Semua masih sama seperti terakhir dia ke sini lima tahun yang lalu. Dulu dia sering menghabiskan waktu di Kafe ini setiap pulang kerja bersama Meri, kekasihnya. Tapi entah apa yang begitu menariknya, Tomi diam sesaat […]

Flash Fiction – Rencana Terakhir

  ‘Aku tak mau ikut Ayah. Aku ingin ikut ibu saja…’ ‘Aku juga tak mau..’ ‘Aku juga..’ Suasana hening sesaat sebelum ledakan besar kembali memekakkan telinga. ‘DUAAAAR!’ ‘Maaf… Pak, kami tak bisa ikut. Dan maaf, kami harus pergi sekarang. Ayo Rina, Tomi, Grace, masuk ke dalam mobil.’ Rusdi menatap satu persatu istri serta ketiga anaknya. […]

[BeraniCerita #07] Si Pendiam Yang Aneh

Anak baru itu mengambil tempat duduk persis di belakangku. Sejak pertama kali masuk ke kelas ini, dia belum berbicara sama sekali. Aku pernah beberapa kali mencoba mengajaknya bicara, dan dia hanya memberiku tatapan kosong. Ibu Nina, kepala yayasan Sekolah Luar Biasa yang memperkenalkannya pada kami di hari pertama. Namanya Geri. Penampilannya normal seperti kami. Hanya […]

Diam-Diam Dia (tidak) Diam

Hampir semua orang pernah mencintai secara diam-diam. Hampir semua orang pernah mencintai begitu dalam, namun tak punya sedikitpun keberanian untuk sekadar menyatakan–lalu membiarkan semuanya terjadi hanya dalam andai dan tanpa jawaban. Mencintai dalam diam sangatlah menyenangkan bagi yang melakukan. Bayangkan betapa menyenangkan bagaimana kesakitan dan kebahagiaan terjadi berulang dan terus menerus. Menyenangkan, bagaimana merasakan berada di […]

Percakapan-Percakapan Yang Tak Pernah Mencakup Kau dengan Cukup

Aku kembali melakukan percakapan bodoh dengan kaus kaki, gelas kopi, televisi, bahkan dengan semut-semut yang meronta menolak mati dari dalam gelas susu yang setengah basi. Percakapan yang sering mencakup kau dan engkau. Kau yang datang sebentar lalu hilang lagi, kau yang tak pernah puas menggangguku dengan pergi. Sambil merebah, aku berbicara pada kaus kaki yang setengah sadar […]

Catatan Kecil Tentang Hal-Hal yang Tak Akan Kembali

: A  Ini hanya catatan yang membosankan tentang aku, atau sebut saja hati yang di dalamnya tumbuh sebongkah batu dan rindu pada harapan-harapan yang tak pernah berujung kamu, pada bayangan-bayangan yang menyodorkan kenangan pada dinding, yang membuatku terbangun hanya untuk terjatuh lagi tanpa ragu. Punggung dan keningku hampir habis merindukan kecupan tangan dan senyum kamu yang penuh kepergian, keramik tanpa […]

Hujan dan Langit Dalam 9 Racauan

Pada tanggal 26 Januari 2013, Uni @harigelita menyelenggarakan sebuah kuis di twitter yang berhadiah sebuah buku kumpulan cerpen berjudul #singgah karangan berbagai penulis, termasuk Uni @harigelita. Dari kuis tersebut, peserta harus membuat tulisan mini atau puisi mini dengan tema Hujan dan Langit, yang sesuai dengan judul cerpen karangan Uni di buku #singgah. Sebenarnya gue sama […]

sajakausaja

Seseorang dalam sajak ini beradu cepat dengan langit, untuk merangkum kau dalam senja dan dalam rindu-rindu yang tak disengaja. Katanya, kenangan, sering membuatnya berharap untuk bisa kembali ke masa yang entah, dan berjanji untuk belajar dengan sungguh-sungguh bagaimana cara melupakan kau dengan baik. Seseorang dalam sajak ini beradu cepat dengan hujan, untuk berulang-ulang dimuaikan kau hanya […]

Pagi dan Secangkir Ingatan

Aku masih hidup di pagi yang lama, jangan tanya pagi yang mana, sayang, kau tahu itu masih pagi yang sama. Pagi yang jenuh, rapuh, penuh, atau apapun kata yang kau gunakan untuk menggambarkan sesuatu yang jauh. Pagi yang kuawali dengan menyeduh ingatan tentang bibirmu yang rapat kala mendebarkan alasan pada halaman-halaman kosong setelah bab pertengkaran. Pagi […]

Cerpen 111 Kata – Dream Programmer

‘Maukah kau menikah denganku?’ ‘maaf, aku tidak bisa.’ Michael terbangun oleh mimpi yang sama. Katerina, wanita yang sudah menemaninya selama empat tahun, selalu menolak ajakannya untuk menikah. Dan imbasnya adalah mimpi itu. Michael bangkit dan bergegas mandi, lalu kemudian menyalakan komputer. ‘di meja saja, bi.’ Katanya pada Bi Inah yang membawa kopi. Michael memutar otak. […]

Masjid Agung

Jumat, 25 April 2054 10.35 WIB Dari dalam rumah sederhana, di sebuah daerah pinggiran kota Bandung, seorang pria tua membuka pintu. Dia membuka pintu pagar, lalu mengeluarkan motor tuanya dengan sedikit tergesa. Namanya Pak Dayat, 65 tahun. Pak Dayat adalah salah satu dari segelintir imam yang masih bertahan di tengah-tengah konflik agama yang sedang terjadi saat […]

Dear Elo

Dear Elo Gue buka surat ini dengan pernyataan, ini bukan surat cinta. jadi buang jauh-jauh harapan lo (kalo emang ngarep) bakal membaca kata-kata yang bikin geer, melayang, atau lubang hidung kembang kempis, semua itu gak bakal ada. Gue gak suka dengan sebutan surat cinta, soalnya kalo disingkat jadi Surcin. Malah lebih mirip merk deterjen daripada […]

Aku dan Hujan

Tak ada yang salah dengan hujan, dia hanya turun menemani kerinduan. Rintiknya kecambah, mekar ke dalam tanah basah dan pohon-pohon resah. Dan bila pelukan-pelukan telah cukup untuk menjadi hujan, mendung adalah kabar kebaikan bagi kesedihan tak bertuan Hujan hanya ingin dikenal lebih jauh Kemarin, di rumah taman, aku berkenalan dengan angin. Kami saling bercerita tentang banyak hal yang […]

Arah Pukul Sebelas

“…tak ada yang salah dengan hujan, dia hanya turun menemani kerinduan…” Pukul 16:22 WIB Dodi berdiri di bawah halte. Dia terus melantunkan penggalan puisi di atas, yang dibuat oleh Rina, kekasihnya. Sore itu langit berwarna abu kehitam-hitaman, dari pesan terakhir yang Dia tahu, hujan selalu berjanji akan turun. Dodi menggigil, jaket yang dibawa hanya diletakkan di bangku yang […]

Dear Loli

Dear loli. kamu selalu hadir di linimasaku. Bila satu hari saja kamu tak menunjukkan batang avatarmu, aku rindu pangkat tiga puluh satu Bila satu hari saja tak ada tweet-tweet penuh kegalauan darimu, aku seperti butiran debu. Dan bila satu hari saja kamu merasa tidak enak badan, aku tak tahu harus berbuat apa. Aku tahu itu […]

Mimpi Buruk

Tito terbangun dalam sebuah peti Keringat membanjiri sekujur tubuhnya yang terbaring dalam ruang pengap dan gelap. Tito mencoba berontak tapi hanya ujung sepatu dan tangannya saja yang mampu digerakkan. Butiran tanah berjatuhan dari sela-sela sambungan peti. Ia menggelengkan kepala menghindari tanah merah itu masuk ke mulutnya. Tapi sebagian terhisap ke dalam paru-paru. Hidungnya gatal. Napasnya tersengal. Ia dilanda kepanikan […]

Gue Bosan Hidup Dalam Kesedihan dan Akan Menyingkat Usia

   Berapa banyak orang yang mengartikan judul tulisan ini sebagai pernyataan kalau gue bakal mengakhiri hidup? Gak ada.  Kenapa gak ada? Pertama, karena blog gue followersnya dikit. Enggak dikit sih, lumayan lah, tapi hampir setengahnya adalah blog gue yang laen.  Jadi mereka saling follow gitu.  Terus mereka kenalan. Kadang bikin artikel bareng, terus pernah juga saling […]

Kopi dan Kamu

Ada kopi ada kamu. Aku suka kopi, yang aku tahu kamu juga menyukainya melebihi apapun yang disajikan saat suhu terlalu panas di antara isi kepala kita. Tapi akhir-akhir ini aku semakin suka kopi, entah karena magis apa, secangkir kopi selalu membawa aku kembali ke kamu. Kita pernah berdebat di sebuah kedai tentang kopi mana yang […]